Kembali

Bismillahirrahmanirrahim

Hay.. Hay.. Hay…

Bagaimana ya kabar blog saya ini… 🤕🤕😷

Setelah rehat sejenak (2 tahun lebih 🤧) dari dunia per blog an yang tidak melambungkan nama saya 🤭, finally i decided to continue it.

Uhuk2.. saya batuk dulu ya.. heran, ditinggal bentar kok ini blog banyak banget ‘debu’ nya. Hehehehe

Jujur deh, saya iri dengan orang2 yang konsisten menulis. Entah itu menulis di Facebook, Twitter, wattpad, blog and whatever it named. Diantara mereka ada juga emak2 rempong berdaster yang buntut nya banyak, tapi masih bisa aktif menulis. Mereka selalu bisa menyelesaikan berbagai challenge menulis dari grup online yang mereka ikuti. Pernah dengar gak ada ‘sekolah’ menulis online yang selalu memberi ‘tugas’ dan challenge sehari satu tulisan dan harus di share di media sosial masing2? Ada yang tau revowriter? Atau sekolah menulis online lainnya? Kalau ada yang tau boleh dijelasin di komen please.

Oh ya, saya follow INDONESIA MENULIS di channel telegram. Pemateri nya macam2. Ada Om Saptuari, Mbak Fissilmi Hamida, ibu Indari Mastuti, dan akan berlanjut dengan pemateri lainnya. Banyak pelajaran yang saya dapatkan di sana. Salah satunya adalah cara supaya tulisan kita dapat menginspirasi orang2 yang membaca. Minimal mereka tidak membuang waktu membaca tulisan kita karena ada beberapa manfaat atau hal baru yang mereka peroleh.

Jujur saya pun banyak memperoleh manfaat dari tulisan2 teman2 di blog ini. Pas buka followed site, ada saja hal baru dari tulisan teman2 yang membuat saya lebih ‘pintar’ dan berwawasan.

So today I promise to my self, I have to keep writing dan berusaha menulis sesuatu yang bermanfaat. So, semangati saya yaaa… ❤️❤️

​Pesan dari Seorang Istri untuk Perempuan Penggila Selfi

Saya jadi mengerti perasaan seorang istri yang melihat beranda facebook suaminya penuh dengan foto2 selfie teman2 wanitanya. Baik yg ia kenal maupun tidak. Baik yang telah bersuami apalagi yang belum. Tentu ini bukan semata kesalahan sang suami. Karena bagaimanapun hak setiap orang di facebook, tak terkecuali wanita utk mengupload foto apapun ttg dirinya. Tetapi jika dipandang masalah agama mungkin akan berbeda. Secara tidak sadar kita menjadi perempuan penebar dosa. Karena menyebabkan orang lain melakukan zina mata. Menyebabkan pria2 melihat kita tanpa filter. Meskipun foto itu menutup aurat. Tapi wajah yg penuh polesan sama saja artinya dg tabarruj. Membuat diri menjadi indah untuk khalayak. Bukan semata utk pasangan. Continue reading “​Pesan dari Seorang Istri untuk Perempuan Penggila Selfi”

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑